Pagi

Pagi telah datang
Walau mendung sedikitpun enggan beranjak
Bunga-bunga berguguran
Udara dingin menyeruak
Mengibas mimpi semalam
Menuntut raga kaku bergerak

Pagi telah datang
Kamboja gugur menghiasi tanah
Yang ada dan yang telah hilang
Akankah nantinya bumi ini akan lelah
Memelihara nyawa-nyawa malang
Begitu sombong walau takut mati

Pagi telah datang
Seorang yang ku sayang telah pergi
Di sana di pangkuan indah tangan Tuhan
Meninggalkan ku berjalan seorang diri
Tangis bukan untuk kenyataan
Tunggulah aku sayang
Ku rajut dulu serpihan iman ini
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s