Segala sesuatu yang ada di dunia pastilah memiliki bayang, sisi gelap. Kecuali cahaya dan bayang itu sendiri.

Manusia adalah mata pisau di antara cahaya dan bayang itu. Apakah pisau itu untuk membunuh atau menolong ?
Bahkan yang paling suci pun akan kotor di tangan si kotor & yang paling kotor akan suci di tangan si suci. Tidak ada kemustahilan selama ada kehidupan. Dengan waktu Tuhan memberi kesempatan dan keajaiban.

Seperti setiap terbangun ku dari tidur, yang kulihat di depan mata dan kurasa di dalam batin adalah peperangan, antara cahaya dan bayang itu, antara kedamaian dan kejahatan. Apakah hari itu aku memutuskan mengikuti setan atau perintah Tuhan ?

Seperti ini,…

Tidur adalah perjalanan menuju bayang dan terbangun adalah perjalanan menuju cahaya. Tapi entah mengapa tidur selalu membawa kedamaian. Sedang ‘terbangun’ yang terhampar adalah carut marut, bahwa kenyataan memang lebih menyakitkan. Seperti perumpamaan bahwa untuk menjadi jahat sangatlah mudah dan menyenangkan, sedang menjadi baik akan terasa sangat berat di setiap langkahnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s