Di hati yang gersang ini,

Di hati yang gersang ini,
tumbuh subur bunga-bunga puisi.

Di hati yang gersang ini,
belatung, lintah, kalajengking beranak pinak.

Di hati yang penuh dendam ini,
lagu sindir dan melawan berdengung tiada henti.

Di hati yang penuh muslihat ini,
kata-kata kotor sering menjual diri.
Kata-kata indah dan penuh kias
Hanya milik mereka yang sudah merasa puas
dan hidup tanpa was was

Di perut yang kosong ini,
nafsu dan doa sering berkelahi.

Di perut yang kosong ini,
sering hanya terisi rasa prihatin
atas kekosongan perut yang lain

Di perut yang kosong ini,
menyeret hidup hanya bermodal yakin
Tujuan hidup bukan kaya apalagi miskin
Tapi runtuhnya tembok kesenjangan
yang semakin hari makin panjang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s